Dua Kordiv Bersama Lima Orang Staf Bawaslu Koordinasi ke KPU Polman
|
POLMAN - Anggota Bawaslu Polewali Mandar koordinator divisi (Kordiv)pencegahan, partisipasi masyarakat dan hubungan masyarakat, Ady Suratman bersama Rahmania, kordiv SDMO Diklat dan lima orang staf Bawaslu Polewali Mandar kunjungi KPU Polewali Mandar, Rabu 25 Juni 2025.
Kunjungan dimaksudkan untuk mengkoordinasikan sinkronisasi penyusunan daftar pemilih berkelanjutan, sekaligus sebagai tindak lanjut rapat konsolidasi Data Pemilih Hasil Pengawasan Pemilu dan Pemilihan terakhir dalam wilayah Provinsi Sulawesi Barat serta persiapan pengawasan Penyusunan Data Pemilih Berkelanjutan yang sebelumnya diikuti olehnya di Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat pada 20 Juni 2025 silam di Mamuju.
"Bersama ibu Kordiv SDMO Diklat Bawaslu Polman dan lima orang staf Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar kami sengaja datang berkunjung dan berkoordinasi untuk memastikan singkronisasi data pemilih yang dikelola KPU Polman. Hal ini penting menyusul rapat konsolidasi yang belum lama ini kami ikuti di Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat," ujarnya ditemani Rahmania, kordiv SDMO Diklat Bawaslu Polewali Mandar
Ady Suratman menyampaikan, Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar akan terus berkoordinasi dan akan terlibat aktif ikut memantau sinkronisasi data pemilih yang dikelola oleh KPU Polewali Mandar.
Lebih lanjut dikatakan Ady Suratman, Bawaslu Polewali Mandar juga akan melakukan sejumlah koordinasi,tidak saja ke KPU tetapi juga kepada sejumlah stakeholder eksternal lainnya.
"Selain kunjungan ke KPU Polewali Mandar, kami juga akan melakukan kunjungan kepada stakeholder lainnya. Dan khusus untuk KPU Polman, tentunya kami juga akan berkoordinasi secara intensif dan melakukan pengawasan melekat terhadap sinkronisasi penyusunan daftar pemilih berkelanjutan," ujar Ady Suratman.
Senada dengan Ady Suratman, Rahmania Kordiv SDMO Diklat Bawaslu Polewali Mandar juga menambahkan, koordinasi yang dilakukan Bawaslu Polewali Mandar juga diharapkan menjadi langkah yang baik serta kolaborasi yang lebih intensif antara Bawaslu kabupaten dan KPU kabupaten dalam menjaga hak pilih warga di Kabupaten Polewali Mandar serta meningkatkan partisipasi publik dalam pengawasan penyusunan daftar pemilih berkelanjutan.
Dalam kunjungan koordinasi itu, Bawaslu Polewali Mandar diterima langsung Munawir Ariffin, komisioner KPU Polewali Mandar, dan kepada Bawaslu Polewali Mandar Munawir Ariffin mengatakan, terdapat beberapa data yang tidak padan antara data yang ada di Dinas Dukcapil tidak sesuai dengan data DP4 yang dimiliki KPU.
Dikatakan Munawir Ariffin, tidak padu padannya data itu, kemungkinan disebabkan, adanya beberapa perbedaan elemen data pemilih seperti nama dan tanggal lahir, namun apabila NIK-nya sama, maka akan disesuaikan.
"Kami akan jadwalkan untuk melakukan uji coklit (pencocokan dan penelitian-ed) terbatas dengan turun langsung ke lapangan dan validasi untuk melihat data faktual masyarakat yang meninggal, pindah atau keluar masuk, pensiunan dan data ganda. Dan tentunya pihak kami akan berkoordinasi dengan pihak Bawaslu kabupaten," tutur Munawir Ariffin.
Sekedar diketahui dalam kunjungan koordinasi ke KPU kali ini, juga dilibat sertakan tiga calon pegawai negeri sipil (CPNS) Bawaslu Polewali Mandar yang mulai aktif sejak 2 Juni 2025 lalu. Ketiga CPNS pengangkatan Bawaslu RI itu masing-masing Muhsin, Krisna Dita Pangestika dan Husni.
Penulis dan Foto: Muhsin, Krisna Dita Pangestika dan Husni
Editor: Lukman dan M Ridwan