Bawaslu Polman Sosialisasikan Pengawasan Partisipatif pada Seminar KKN Multitematik PUMD Unasman
|
POLMAN – Sebagai mitra lembaga kuliah kerja nyata (KKN) Multitematik Program Unasman Membangun Desa (PUMD) Angkatan XLI Tahun 2026, Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar menghadiri kegiatan Seminar Program KKN Multitematik PUMD Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) yang dilaksanakan di Kantor Desa Dakka, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar, Kamis, 15 Januari 2026.
Anggota Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Ady Suratman, yang hadir dalam kegiatan itu, dalam pemaparannya menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, dalam mengawal setiap tahapan pemilu.
“Pengawasan pemilu tidak dapat dilakukan oleh Bawaslu semata. Partisipasi masyarakat menjadi elemen penting dalam mencegah terjadinya pelanggaran dan menjaga kualitas demokrasi. Mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai mitra pengawasan partisipatif,” ujar Ady Suratman.
Ady Suratman juga menjelaskan, pengawasan partisipatif merupakan bentuk pencegahan yang efektif dalam meminimalkan potensi pelanggaran pemilu sejak dini dan di akhir sesi pemaparan, Ady Suratman mengajak masyarakat untuk ikut terlibat dalam pengawasan partisipatif.
“Pengawasan partisipatif merupakan salah satu bentuk pencegahan yang efektif untuk meminimalkan potensi pelanggaran pemilu sejak dini. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat diharapkan mampu mengenali indikasi pelanggaran serta mengetahui prosedur pelaporan yang benar dan bertanggung jawab. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat di Desa Dakka untuk berperan aktif dalam pengawasan partisipatif guna menjaga integritas penyelenggaraan pemilu,” jelas Ady Suratman.
Ady Suratman juga menyeburkan, Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar berharap melalui kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pengawasan Pemilu dan Pilkada serta mendorong terbentuknya jejaring pengawasan partisipatif di tingkat desa.
Melalui sinergi antara Bawaslu, perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan tercipta penyelenggaraan pemilu yang demokratis, berintegritas, dan berkeadilan di Kabupaten Polewali Mandar.
Kegiatan ini menjadi ruang kolaboratif antara dunia akademik, pemerintah desa, elemen masyarakat dan lembaga pengawas pemilu dalam memperkuat pendidikan demokrasi di tingkat desa dalam satu agenda utama, Program Desa Partisipatif Sadar Pengawasan Pemilu dan Pilkada.
Tak heran, dalam materi Bawaslu Polewali Mandar selain menyinggung pentingnya pengawasan partisipatif juga disampaikan pengertian pengawasan partisipatif, bentuk-bentuk pelanggaran pemilu, serta mekanisme pelaporan dugaan pelanggaran yang dapat dilakukan oleh masyarakat.
Untuk diketahui, seminar selain dihadiri Ady Suratman, hadir pula Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Pemerintah Desa Dakka, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, mahasiswa peserta KKN Multitematik PUMD Unasman, serta sejumlah jajaran Staf Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar.
Diawal kegiatan seminar, Fajriani DPL KKN Unsaman Desa Dakka dalam sambutannya mengatakan, KKN Multitematik yang ditempatkan di Desa Dakka sejumlah 11 orang yang terdiri dari beberapa jurusan dan fakultas itu diharapkan mampu membuat ruang kolaborasi antara program kerja individu dengan latar keilmuan yang berbeda dan program kerja dari mitra Bawaslu.
“Mahasiswa KKN Multitematik PUMD Unasman yang ditempatkan di Desa Dakka ini berjumlah 11 orang dan berasal dari berbagai jurusan serta fakultas. Keberagaman latar belakang keilmuan ini diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi antara program kerja individu mahasiswa dengan program kerja mitra, termasuk Bawaslu, sehingga kegiatan KKN dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Desa Dakka khususnya,” ujar Fajriani.
Sementara itu, Abdullah Syarifuddin Kepala Desa Dakka dalam sambutan pembukaannya pada mengaku mengapresiasi pelaksanaan KKN Multitematik PUMD Unasman di wilayahnya serta kehadiran Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar sebagai narasumber.
Abdullah Syarifuddin juga menitip pesan agar mahasiswa membaur dengan masyarakat setempat selalu menjaga nama baik perguruan tinggi.
“Kami mengapresiasi pelaksanaan KKN Multitematik PUMD Unasman di Desa Dakka serta kehadiran Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar sebagai narasumber. Saya berharap mahasiswa KKN dapat membaur dengan masyarakat, berperan aktif dalam setiap kegiatan, serta senantiasa menjaga nama baik perguruan tinggi selama melaksanakan pengabdian di desa ini,” ujar Abdullah Syarifuddin.
Penulis: Lukman
Foto: Suardi