Lompat ke isi utama

Berita

Optimalkan Digitalisasi Dokumen, Tiga Inovasi Peserta Diklatsar Bawaslu Polman Disosialisasikan

PIMPINAN

Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Bawasl  Kabupaten Polewali Mandar yang tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan dasar (Diklatsar) dengan menjadi narasumber pada sosialisasi aktualisasi CPNS.

POLMAN - Sebagai upaya optimalisasi pemahaman yang setara antar sesama pegawai dan penertiban tata kelola dokumen dan naskah dinas Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar, tiga calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan dasar (Diklatsar) menjadi nara sumber pada sosialisasi aktualisasi CPNS. 

Kegiatan yang digelar Senin, 24 November 2025 di Ruang Adjudikasi itu, menjadi bagian dari penerapan nilai-nilai dasar ASN melalui inovasi yang dikembangkan CPNS selama masa aktualisasi.

Dalam kegiatan tersebut, tiga CPNS Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar memaparkan gagasan inovatif berbasis digital yang berfokus pada peningkatan efektivitas administrasi dan pengawasan, sejalan dengan prinsip Smart ASN.

Pemateri pertama, Muhsin dalam presentasi inovasinya, Digitalisasi Laporan Hasil Pencegahan dan Pengawasan, ia menjelaskan, pelaporan digital, selain memudahkan koordinasi, laporan juga terintegrasi dan dapat meningkatkan akurasi informasi, serta mendukung efektivitas kerja pengawas pemilu.

Dalam kesempatan yang sama, pemateri kedua, Krisna Dita Pangestikadalam pemaparan inovasinya; Digitalisasi Arsip Barang Milik Negara (BMN), menekankan pentingnya sistem pengarsipan digital untuk mendukung transparansi, ketertiban administrasi, dan kemudahan pelacakan aset.

Sementara pemateri ketiga, Husni, dalam materinya, Digitalisasi Arsip SPJ Menggunakan Google Drive, disampaikan, penggunaan penyimpanan digital SPJ dimaksudkan untuk meningkatkan keamanan, keteraturan, dan efisiensi pengelolaan dokumen SPJ.

Dalam kegiatan yang tampak dihadiri Ady Suratman Kordiv P2H dan Rahmania Kordiv SDMO Diklat Bawaslu Polman itu juga terungkap sejumlah saran dan masukan terhadap masing-masing rancangan aktualisasi, utamanya dari kedua pimpinan Bawaslu Polman itu.

Dalam kesempatan berbeda, koordinator sekretariat Bawaslu Polewali Mandar, M.S. Tajuddin, menegaskan, penguatan digitalisasi ini diharapkan dapat menjadi standar kerja dan diterapkan secara berkelanjutan.

"Melalui kegiatan ini, Bawaslu Polewali Mandar kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendorong modernisasi dalam digitalisasi, yang kendati sederhana, namun diharapkan melalui inovasi ketiga peserta diklatsar CPNS ini, tata kelola administrasi dan pengawasan kian tertib dan optimal, demi pelayanan publik yang lebih cepat, transparan, dan akuntabel," tandas MS Tajuddin.

Penulis: Mulyadi

Foto: Irwan