Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Polman Perkuat Keteladanan dan Kebersamaan melalui Maulid Nabi

pimpinan

POLMAN – Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai bagian dari rangkaian program Jumat Sehati dan Jumpa Berlian. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat nilai keteladanan, amanah, serta kebersamaan jajaran dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu.

Kegiatan yang diikuti jajaran pimpinan serta seluruh staf Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar ini berlangsung di Ruang Sidang Lantai 1 Kantor Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (10/9/2026).

Hadir Ketua Bawaslu Polman Harianto bersama Anggota Bawaslu Polman Rahmania, Ady Suratman, Usman, dan Rahmaniah. Turut hadir Koordinator Sekretariat Bawaslu Polman Muhammad Rusli beserta jajaran staf sekretariat.

Ketua Bawaslu Polman, Harianto, mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak sekadar menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi jajaran Bawaslu untuk meneladani akhlak dan kepemimpinan Rasulullah SAW dalam menjalankan tugas.

“Peringatan Maulid ini menjadi momentum bagi kita untuk kembali mengingat dan meneladani akhlak Rasulullah SAW. Nilai kejujuran, amanah, tanggung jawab, keadilan, dan keteladanan merupakan nilai yang sangat penting untuk kita terapkan dalam menjalankan tugas di Bawaslu,” ujar Harianto.

Anggota Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar, Rahmania, menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan kekompakan di lingkungan Bawaslu Polman. Menurutnya, kegiatan keagamaan yang dilaksanakan bersama dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus menciptakan suasana kerja yang harmonis.

“Semoga melalui kegiatan ini, silaturahmi dan kebersamaan kita semakin kuat. Apa yang kita lakukan tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi dapat memberikan nilai dan manfaat bagi kita semua dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tambah Rahmania.

Kaitkan Keteladanan Rasulullah dengan Demokrasi

Dalam penyampaian hikmah Maulid, Anggota Bawaslu Polman, Usman, mengaitkan keteladanan Nabi Muhammad SAW dengan prinsip kehidupan bermasyarakat dan demokrasi.

Menurutnya Usman, komunikasi, dialog, keterbukaan, serta keterlibatan masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun kehidupan bersama.

“Konsep demokrasi selalu meminta pendapat, berdialog dari rakyatnya. Ini menunjukkan bahwa dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, kita membutuhkan komunikasi, keterbukaan, serta kesediaan untuk mendengarkan pendapat orang lain,” ungkap Usman.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama. Seluruh jajaran Bawaslu Polman mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh khidmat.

Melalui kegiatan tersebut, Bawaslu Polman berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dapat terus menjadi bagian dari penguatan karakter jajaran dalam menjalankan tugas, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

 

Penulis: Mulyadi
Foto: Asyrul