Lompat ke isi utama

Berita

Melalui Maulid di Bawaslu Polman, Sayyid Fadhlu Sampaikan Hakikat Pengawasan dan Keteladanan Muhammad SAW

Maulid Nabiullah Muhammad 1447 H 2025 M

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H yang dirangkaikan dengan Program Jumat Sehati Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar di Ruang Adjudikasi Kantor Bawaslu Polman, Jumat 12 September 2025.

POLMAN – Dalam rangka mengimplementasikan program rutin Bawaslu, yakni Jumat Sehati dan Jumpa Berlian, Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H di Ruang Adjudikasi Kantor Bawaslu Polman, Jumat 12 September 2025.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2025 tentang pelaksanaan program Jumat Sehati dan Jumpa Berlian di lingkungan Bawaslu, Panwaslih Provinsi, serta Bawaslu/Panwaslih Kabupaten/Kota.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan Al-Barzanji oleh mahasiswa pengurus LDK Al Nabhani Unasman, dilanjutkan sambutan pimpinan Bawaslu Polman, dan ditutup dengan hikmah Maulid serta doa yang dipimpin langsung oleh H. Sayyid Fadhlu Al Mahdali, Imam Masjid Besar Syuhada Polewali Mandar.

Sayyid Fadhlu, sapaan karib H. Sayyid Fadhlu Al Mahdali dalam tausiah hikmah maulidnya yang dirangkai dengan pencanangan program Jumat Sehati dan Jumpa Berlian itu menyampaikan pesan mendalam terkait hakikat pengawasan dan keteladanan Rasulullah.

“Manusia itu hanya boleh menghakimi apa yang tampak. Adapun yang ada dalam hati manusia itu rahasia, itu sepenuhnya menjadi urusan Tuhan, kita tidak bisa masuk pada wilayah itu. Karena itu, pengawasan di Bawaslu sering kali seperti terasa adanya, tetapi bentuknya tidak terlihat. Dan wilayah pengawasan Bawaslu hanya pada aspek lahiriah. Pada sesuatu yang tampak,” ujarnya.

Sayyid Fadhlu juga menegaskan, Bawaslu sebagai lembaga pengawasan kepemiluan merupakan lembaga yang bekerja mandiri tanpa memiliki simpatisan di luar.

"Kendati, mungkin Bawaslu bekerja sendirian dalam kesunyian dan tidak punya simpatisan di luar sana. Namun dalam bekerja, Bawaslu tetap harus meyakini pentingnya bekerja untuk kebenaran dan keadilan bersama Tuhan yang maha melihat," tegasnya.

Dan yang paling penting menurutnya, adalah bahwa bekerja dimanapun dan apapun profesi yang dijalani, harusnya tetap mampu untuk meneladani Rasulullah Muhammad.

“Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa meneladani Rasulullah. Sehingga di sisa hidup kita sebelum kembali ke akhirat, perilaku beliau dapat kita transfer dalam diri kita, dan itu menjadi kebanggaan kita di akhirat kelak,” tutur Sayyid Fadhlu.

Maulid 1447 H


Dalam kegiatan yang dihadiri oleh pegawai Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar juga salah seorang pegawai Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat itu, koordinator divisi SDMO dan Diklat Bawaslu Polman, Rahmania, dalam sambutannya, menegaskan bahwa program Jumat Sehati dan Jumpa Berlian merupakan program strategis Bawaslu yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang sehat secara jasmani maupun rohani.

Selain itu, program ini juga diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai spiritual, pengawasan partisipatif yang jujur, bersih, serta peduli terhadap lingkungan.

“Kegiatan ini bukan hanya sebagai agenda rutin, tapi juga sebagai ikhtiar kita bersama untuk menanamkan nilai-nilai spiritual dan pengawasan yang berintegritas,” ujar Rahmania dalam kegiatan yang juga diselingi dengan sesi tanya jawab itu.

Sementara itu, Usman, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Polman, menekankan pentingnya menjadikan keteladanan Rasulullah sebagai semangat kerja kelembagaan, khususnya di masa non-tahapan pemilu.

“Harapan kita, apa yang menjadi keteladanan Rasulullah dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam melaksanakan tugas di masa non-tahapan ini. Walaupun tidak ada tahapan pemilu, kita tetap bersemangat menjalankan tugas, termasuk memberikan pendidikan pengawasan kepada pemilih pemula untuk masa yang akan datang. Semangat kita adalah bagaimana penguatan kelembagaan dan peningkatan kapasitas bisa berjalan dengan baik,” ungkap Usman dalam kegiatan yang berlangsung khidmat serta penuh makna itu.

Penulis: Mulyadi
Foto: Asyrul, Krisna Dita Pangestika