Bawaslu Polman Jajaki Kerja Sama dengan ITBM Muhammadiyah, Perkuat Pendidikan Demokrasi dan Pengawasan Partisipatif
|
POLEWALI MANDAR – Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menjajaki kerja sama kelembagaan dengan Institut Teknologi dan Bisnis (ITBM) Muhammadiyah Polewali Mandar melalui pembahasan rencana Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS), Selasa (13/10/2026), di Ruang Kerja Rektor ITBM Muhammadiyah Polewali Mandar.
Kunjungan tersebut dihadiri Ketua Bawaslu Polman, Harianto, Anggota Bawaslu Polman sekaligus Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat, Ady Suratman, Anggota Bawaslu Polman Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, Rahmaniah, serta staf Sekretariat Bawaslu Polman. Rombongan Bawaslu Polman diterima langsung oleh Wakil Rektor ITBM Muhammadiyah Polewali Mandar, Muhammad Alwi, S.Pd., M.M., di Ruang Kerja Rektor.
Ketua Bawaslu Polman, Harianto, menyampaikan bahwa perguruan tinggi merupakan mitra strategis dalam membangun kesadaran demokrasi dan mendorong keterlibatan generasi muda dalam pengawasan Pemilu dan Pemilihan.
“Perguruan tinggi merupakan mitra strategis Bawaslu dalam membangun kesadaran demokrasi, khususnya di kalangan mahasiswa. Melalui kerja sama ini, kami berharap edukasi kepemiluan semakin luas dan civitas akademika dapat mengambil peran aktif dalam pengawasan partisipatif,” ujar Harianto.
Senada dengan hal tersebut, Anggota Bawaslu Polman, Ady Suratman, menyampaikan bahwa kolaborasi dapat diwujudkan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik, pendidikan politik dan demokrasi, serta sosialisasi kepemiluan.
“Kolaborasi ini dapat dikembangkan melalui program KKN Tematik, pendidikan politik dan demokrasi, serta kegiatan sosialisasi kepemiluan. Melalui program tersebut, mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengawasan partisipatif dan menjaga integritas proses demokrasi,” ujar Ady Suratman.
Sementara itu, Wakil Rektor ITBM Muhammadiyah Polewali Mandar, Muhammad Alwi, menyampaikan bahwa ITBM Polewali Mandar telah melaksanakan program KKN Tematik selama empat tahun dengan program unggulan, seperti digitalisasi desa dan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Melalui KKN Tematik, mahasiswa didorong untuk terlibat langsung di tengah masyarakat, mengembangkan potensi lokal, serta memberikan kontribusi nyata sesuai kebutuhan masyarakat. Kami berharap pengalaman ini dapat menjadi peluang untuk berkolaborasi dengan Bawaslu Polman, khususnya dalam pendidikan politik dan demokrasi,” ujar Muhammad Alwi.
Adapun Anggota Bawaslu Polman, Rahmaniah, menyampaikan bahwa penjajakan kerja sama ini merupakan bagian dari upaya memperluas kemitraan dengan perguruan tinggi. Sebelumnya, Bawaslu Polman telah menjalin kerja sama dengan STAIN Majene dan Univeritas Islam DDI AGH. Ambo Dalle Polewali Mandar, yang kemudian diperluas melalui kolaborasi KKN Tematik bersama Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman).
“Bawaslu Polman terus berupaya memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam penguatan pendidikan demokrasi dan pengawasan partisipatif. Kami berharap kerja sama dengan ITBM Muhammadiyah Polewali Mandar juga dapat ditindaklanjuti melalui program konkret yang bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat,” ujar Rahmaniah.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang dan ruang lingkup kerja sama yang akan dituangkan dalam MoU dan PKS. Kolaborasi ini diharapkan dapat diwujudkan melalui program pendidikan demokrasi, sosialisasi kepemiluan, serta pengembangan pengawasan partisipatif melalui kegiatan akademik dan pengabdian kepada masyarakat.
Penjajakan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu Polman memperluas jejaring kemitraan dengan perguruan tinggi guna meningkatkan literasi demokrasi dan mendorong partisipasi masyarakat dalam mengawal penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan yang demokratis, jujur, adil, serta berintegritas.
Penulis : Lukman
Foto : Suardi dan Muhsin