Bawaslu Polman Jadikan Hari Sumpah Pemuda sebagai Momentum Penguatan Nilai Kebangsaan
|
Polewali Mandar – Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang diikuti jajaran pimpinan dan staf sekretariat sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat perjuangan pemuda dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Bawaslu Polman pada Rabu (28/10/2026).
Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum untuk merefleksikan kembali peran generasi muda dalam memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat kebangsaan, serta berkontribusi bagi kemajuan bangsa. Nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pemuda pada 28 Oktober 1928 tetap relevan untuk menghadapi berbagai tantangan di tengah perkembangan zaman.
Peringatan tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”. Tema tersebut menegaskan bahwa semangat kepemudaan perlu diwujudkan melalui kontribusi nyata, termasuk keterlibatan aktif dalam menjaga kualitas demokrasi dan mengawal penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.
Dalam kehidupan demokrasi, pemuda tidak hanya berperan sebagai pemilih, tetapi juga sebagai pengawas partisipatif yang turut memastikan proses pemilu berjalan sesuai ketentuan. Peran ini dapat diwujudkan dengan melaporkan dugaan pelanggaran kepada pengawas pemilu, menolak politik uang, menangkal hoaks dan disinformasi, serta mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab.
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, pemuda juga memiliki peran strategis dalam menjaga ruang digital agar tetap sehat dan mendukung demokrasi. Kemampuan memilah informasi, memverifikasi kebenaran berita, serta menyebarkan konten edukatif menjadi langkah penting untuk mencegah penyebaran informasi menyesatkan dan polarisasi akibat perbedaan pilihan politik.
Bagi Bawaslu Polman, keterlibatan pemuda merupakan bagian penting dalam memperkuat pengawasan partisipatif. Kolaborasi antara pengawas pemilu dan generasi muda diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi pelanggaran serta mendorong keberanian untuk melaporkan dugaan pelanggaran melalui mekanisme yang berlaku.
Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar mengajak generasi muda untuk mengambil bagian dalam menjaga demokrasi, tidak hanya saat pemilu berlangsung, tetapi juga melalui pendidikan politik, literasi digital, dan pengawasan partisipatif secara berkelanjutan. Semangat persatuan dan kepeloporan pemuda diharapkan menjadi kekuatan dalam mewujudkan demokrasi yang bermartabat dan berintegritas.
Penulis : Lukman
Foto : Nurpasila