Bawaslu Polman Awasi Coktas KPU, Ditemukan Sejumlah Catatan Pencocokan
|
POLMAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Polewali Mandar melakukan pengawasan melekat terhadap kegiatan Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) yang dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Polewali Mandar di kelurahan Takatidung, Kamis 28 Agustus 2025.
Coktas dilakukan untuk memastikan kesesuaian data identitas, domisili, serta status kependudukan warga dengan melakukan kunjungan langsung ke sejumlah rumah warga.
Kehadiran Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar untuk memastikan data pemilih pada kegiatan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) berjalan sesuai dengan regulasi yang ada.
Dalam kegiatan tersebut, selain Bawaslu dan KPU hadir pula pihak Pemerintah Kelurahan Takatidung yang ikut serta melakukan identifikasi dan klarifikasi data yang menjadi sasaran pelaksanaan Coktas.
Nurjannah Waris, Ketua KPU Kabupaten Polewali Mandar, kepada humas Bawaslu Polewali Mandar menegaskan, langkah ini penting sebagai bagian dari pemutakhiran data berkelanjutan, serta untuk mendeteksi potensi ketidaksesuaian data yang bisa berdampak pada hak pilih warga.
"Jadi untuk pemutakhiran data, kita melakukan Coktas data yang difaktualkan di lapangan terkait yang dianggap meninggal dan data yang tidak padan. Ternyata didapati data yang tidak sesuai dengan data yang kami turunkan, tapi sekali lagi kita mengacu pada data dari pemerintah yakni berdasarkan KTP el dan KK yang dijadikan acuan," tuturnya.
Dari hasil pengawasan yang dilakukan Bawaslu Polewali Mandar, pelaksanaan kegiatan telah berjalan sesuai prosedur. Pemilih yang telah di-Coklit menandatangani Form A. Tanggapan Masyarakat sebagai bukti pelaksanaan pencocokan.
Namun dalam Coktas ini, saat dilakukan pencocokan data pada lima data pemilih, terdapat beberapa catatan pencocokan yakni, dua diantaranya telah meninggal namun masih terdaftar sebagai pemilih.
Satu orang pemilih yang dianggap meninggal dunia, namun ternyata ditemukan yang bersangkutan masih hidup, dan lainnnya karena telah berpindah domisili.
Penulis dan Foto: Muhsin