Bawaslu Polewali Mandar dan Unasman Gelar FGD Pengawasan Pemilu di Desa Sepabatu
|
POLMAN - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Polewali Mandar menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN), Selasa, 10 Februari 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Posko KKN Unasman, yang berlokasi di rumah Kepala Desa Sepabatu, Kecamatan Tinambung, dilaksanakan dalam bentuk diskusi lepas. FGD ini melibatkan Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Unasman.
FGD dihadiri Harianto, Ketua Bawaslu Kabupaten Polewali Mandar, Hasbullah, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Unasman, Alibas, SE Kepala Desa Sepabatu, Kamaluddin, Sekretaris Desa Sepabatu beserta para Kepala Dusun, danmahasiswa KKN.
Diskusi difokuskan pada pembahasan hasil kuesioner yang telah diisi oleh masyarakat Desa Sepabatu terkait pengawasan pemilu dan pemilihan kepala daerah (pilkada).
Dalam forum itu, para peserta sepakat membentuk ruang koordinasi antara masyarakat dan pemerintah desa sebagai sarana komunikasi yang berkelanjutan dengan Bawaslu. Ruang koordinasi ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan pemilu secara partisipatif di tingkat desa.
Kepala Desa Sepabatu, Alibas, S.E., menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif tersebut. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami cara berpartisipasi dalam pengawasan pemilu.
“Ruang koordinasi yang akan dibentuk diharapkan menjadi jembatan yang kuat antara masyarakat dan Bawaslu,” ujar Alibas.
Senada dengan itu, Sekretaris Desa Sepabatu, Kamaluddin, menilai pembentukan kelompok pengawas masyarakat sebagai langkah strategis.
“Pembentukan kelompok pengawas masyarakat merupakan langkah penting untuk meningkatkan peran aktif warga dalam pemilu dan pilkada. Pemerintah desa siap memberikan dukungan penuh agar program ini berjalan dengan baik,” tutur Kamaluddin.
Ke depan, Bawaslu bersama pemerintah desa dan tim KKN Unasman akan melakukan sosialisasi kepada seluruh warga Desa Sepabatu mengenai pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu dan pilkada.
Selain itu, juga akan dibentuk kelompok pengawas masyarakat yang akan mendapatkan pendampingan dan bimbingan secara berkala.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Desa Sepabatu ditargetkan menjadi desa partisipatif binaan Bawaslu yang berkelanjutan, sekaligus menjadi contoh bagi desa-desa lain di wilayah sekitarnya dalam upaya pencegahan pelanggaran pemilu dan pilkada.
Penulis dan Foto: Rusman